Satu Hari Aksi Kemanusiaan di Sirenja, Donggala

Satu Hari Aksi Kemanusiaan di Sirenja, Donggala

Satu Hari Aksi Kemanusiaan di Sirenja, Donggala

19 Juli 2019, 05:02:49, Oleh : Admin, Dibaca : 210 kali

ACTNewsDONGGALA – Setengah bulan sudah peristiwa gempa dan tsunami melanda Kabupaten Donggala dan Kota Palu. Selama itu pula masyarakat terdampak gempa berusaha sekuat tenaga untuk bertahan hidup. Kini, hari-hari tanpa listrik, air bersih, dan makanan itu telah berlalu. Namun, kondisi warga belum sepenuhnya pulih.

Menyambangi Kecamatan Sirenja di Kabupaten Donggala, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan logistik. Pendistribusian bantuan pada Kamis (11/10) lalu juga disebarengi dengan pelayanan kesehatan dan pelayanan dapur umum. Pagi itu, kegembiraan warga menyambut kedatangan relawan ACT dan kebutuhan logistik yang dibawa.\

Tidak tanggung-tanggung, mereka turut membantu relawan membawa sejumlah logistik ke tenda pengungsian dan dapur umum. Ada yang membopongnya langsung dengan tangan, ada juga yang menawari gerobak kayu, yang beroda karet sebesar ban mobil, dan ditarik sapi untuk mengangkut sejumlah karung beras.

Tepatnya di Desa Lompio dan Lende Induk, lebih dari 500 karung beras, telur, air mineral, dan kebutuhan logistik lainnya dibagikan. Bantuan yang diberikan hari itu menjangkau 427 KK. Walaupun begitu, berdasarkan pantauan Koordinator Posko Wilayah Kecamatan Sirenja, Lukman Solehuddin, masih banyak kebutuhan dasar pengungsi yang harus dipenuhi selain stok bahan makanan, antara lain selimut dan terpal.

Lukman melaporkan, ia dan timnya beraksi selama sehari penuh. “Alhamdulillah kegiatan kami berjalan dengan lancar. Tim mulai bergerak dari pagi hingga sore hari, pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WITA,” jelasnya. Kegiatan hari itu ia lakukan bersama 15 orang relawan lainnya.

“Pelayanan kesehatan hari ini (11/10) melayani 198 pengungsi. Dapur umum kami juga memproduksi 100 porsi makan malam,” lanjut Lukman.

Kecamatan Sirenja menjadi salah satu daerah terdampak parah karena lokasinya berdekatan dengan pusat gempa. Berdasarkan pemodelan cepat yang dilakukan Peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada hari gempa terjadi (29/9), Kecamatan Sirenja termasuk salah satu daerah yang mengalami kenaikan tanah 1,5 meter pascagempa. Sementara dii Sirenja, Posko Kemanusiaan ACT berada di Jalan Trans Toli toli, Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Hingga Sabtu (13/10), ACT telah menjangkau sejumlah daerah terdampak bencana di Palu, Donggala, dan Sigi. Lebih lanjut, ACT akan berikhtiar menjangkau daerah terdampak gempa lainnya untuk turut berupaya membantu keadaan Sulawesi Tengah menjadi lebih baik.


Artikel Populer


Kerukunan Umat Beragama Indonesia
Kerukunan Umat Beragama Indonesia
Kerukunan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kata benda (nomina) yang berasal dar...
Selengkapnya
Berilmu Sebelum Berdagang
Berilmu Sebelum Berdagang
Setiap orang menganggap mudah menjadi pedagang atau pebisnis. Yang...
Selengkapnya
Faedah Surat Yasin: Infakkanlah Rezekimu!
Faedah Surat Yasin: Infakkanlah Rezekimu!
Coba kaji dari surat Yasin ini akan ditemukan lagi bahasan penting...
Selengkapnya
Bolehkah Jual Beli dengan Sekedar Memajang Katalog di Internet?
Bolehkah Jual Beli dengan Sekedar Memajang Katalog di Internet?
Segala puji bagi Allah, Rabb pemberi segala nikmat. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muham...
Selengkapnya

Artikel Lainnya


Setahun Pendampingan Medis, Atian Berangsur Pulih
ACTNews, SUMATERA SELATAN - Empat tahun silam Ahmad Atian, mahasiswa Fa...
Paket Nutrisi untuk Lansia di Pesisir Bandar Lampung
ACTNews, PESAWARAN - Hiruk pikuk pengguna jalan tampak di seb...
Tim Dapur Umum Antarkan Ratusan Paket Pangan untuk Pengungsi Palu
ACTNews, PALU - Memasuki pekan ketiga fase tanggap darurat di...
Kepedulian untuk Sulawesi Tengah Juga Datang dari Merauke
ACTNews, MERAUKE - Derita korban gempa dan tsunamidi Palu, Si...
Pangan hingga Layanan Medis Jangkau Desa Terisolir di Sigi
ACTNews, SIGI - Sama seperti Palu dan Donggala, Kabupaten Sig...