Setahun Pendampingan Medis, Atian Berangsur Pulih

Setahun Pendampingan Medis, Atian Berangsur Pulih

Setahun Pendampingan Medis, Atian Berangsur Pulih

17 Juli 2019, 21:48:05, Oleh : Admin, Dibaca : 160 kali

ACTNews, SUMATERA SELATAN - Empat tahun silam Ahmad Atian, mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya angkatan 2005, mengalami kecelakaan motor. Kecelakaan tersebut membuat tulang kaki kirinya remuk dan harus dipasang alat (pen). Sejak saat itu, Atian hanya bisa ‘menyepi’ di rumahnya, di Desa Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Atian yang aktif di bangku perkuliahan pernah menjadi Menteri Dalam Negeri di kepengurusan BEM Unsri Kabinet Bangkit Beraksi periode 2008-2009. Ia juga sempat menciptakan sebuah buku berjudul “Menuju Kemenangan Dakwah Kampus” yang diterbitkan Era Intermedia pada 2010. 

Namun, pascakecelakaan, Atian menjadi pendiam dan lebih murung. Azhar, ayahanda Atian, mengungkapkan pandangan anaknya sering tampak kosong. Atian hanya bicara secukupnya, apabila ditanya pun ia lebih banyak diam dan tersenyum, meski Azhar sudah beberapa kali mencoba untuk mencairkan suasana dan menghiburnya. 

“Seketika kami merasa kehilangan sosok Atian yang dulu begitu periang dan romantis. Empat tahun belakangan obrolan menjadi kaku dan banyak basa-basi,” kata Azhar. 

Hingga akhirnya tim Mobile Social Rescue - Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan (MSR - ACT Sumsel) mendengar kisah Atian dari seorang yang mengaku temannya Atian. November 2017, tim langsung berangkat menuju kediaman Atian untuk sekadar menengok dan memastikan kebenarannya. 

Nurjannatunaim selaku Koordinator MSR - ACT mengatakan, kabar tentang Atian benar adanya. Ketika tim tiba di rumah Atian, situasi tampak tidak mengenakan. Pandangan tim tak jauh dari kaki yang dipasang pen, trauma dan kesepian yang menggelayuti, serta kondisi fisik dan psikis yang buruk. 

“Bahkan kami sampai berhati-hati pada saat berbincang karena dirinya mengalami regresi psikologis. Itu suatu keadaan di mana mekanisme proses berpikir disebabkan oleh upaya delesi atau melupakan beberapa memori yang dianggap membebani. Atian jadi kesulitan mengingat, terkadang cenderung linglung,” papar Nur. 

Nur menambahkan, regresi psikososial sifatnya temporal, ingatannya akan kembali sampai Atian menemukan suasana nyaman dan semangatnya bangkit kembali. Itulah dasar yang membuat tim MSR - ACT Sulsel bertekad mendampingi Atian, sambil menggalang dana untuknya di crowdfunding Kitabisa.com.

Selama setahun, sejak November 2017, tim MSR - ACT Sulsel menggerakkan upaya kebaikan untuk Atian yakni berawal dengan membawanya ke RS. AK. Ghani Palembang untuk mengetahui tindakan yang tepat untuk Atian. “Dokter menyarankan untuk membujuk Atian lakukan operasi,” kata Nur. 

Tak lama, Atian pun menjalani operasi pelepasan (release) Open Reduction External Fixation dan Internal yang melekat di kaki kirinya. “Alhamdulillah operasi berjalan lancar, sehingga dokter menyatakan dalam hitungan bulan bahkan pekan kondisi kakinya jadi membaik. Sebab, operasi ini menjadi fase awal dari pemulihan Atian,” terang Nur. 

Belum cukup hanya memulihkan kondisi kakinya, Atian juga membutuhkan pendampingan psikososial atas kesehatan mentalnya. Atian masih mengalami trauma yang berat hingga menjadikannya merasa tertekan. Bahkan menurut cerita Azhar, Atian sempat beberapa pekan bangun di tengah malam pascaoperasi. 

“Atian suka berbicara sendiri di tengah malam, tanpa bisa dimengerti dan terus hingga pagi. Kata ilmu psikologis, itu efek karena Atian tidak mengkonsumsi obat dan tidak berkonsultasi dengan psikiater. Sejak saat itu saya dan tim ACT rutin membawa Atian ke psikiater. Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih baik, bisa dikatakan Atian sudah kembali sehat,” jelas Azhar. 


Artikel Populer


Kerukunan Umat Beragama Indonesia
Kerukunan Umat Beragama Indonesia
Kerukunan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kata benda (nomina) yang berasal dar...
Selengkapnya
Berilmu Sebelum Berdagang
Berilmu Sebelum Berdagang
Setiap orang menganggap mudah menjadi pedagang atau pebisnis. Yang...
Selengkapnya
Faedah Surat Yasin: Infakkanlah Rezekimu!
Faedah Surat Yasin: Infakkanlah Rezekimu!
Coba kaji dari surat Yasin ini akan ditemukan lagi bahasan penting...
Selengkapnya
Bolehkah Jual Beli dengan Sekedar Memajang Katalog di Internet?
Bolehkah Jual Beli dengan Sekedar Memajang Katalog di Internet?
Segala puji bagi Allah, Rabb pemberi segala nikmat. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muham...
Selengkapnya

Artikel Lainnya


Paket Nutrisi untuk Lansia di Pesisir Bandar Lampung
ACTNews, PESAWARAN - Hiruk pikuk pengguna jalan tampak di seb...
Satu Hari Aksi Kemanusiaan di Sirenja, Donggala
ACTNews, DONGGALA – Setengah bulan sudah peristiwa gemp...
Tim Dapur Umum Antarkan Ratusan Paket Pangan untuk Pengungsi Palu
ACTNews, PALU - Memasuki pekan ketiga fase tanggap darurat di...
Kepedulian untuk Sulawesi Tengah Juga Datang dari Merauke
ACTNews, MERAUKE - Derita korban gempa dan tsunamidi Palu, Si...
Pangan hingga Layanan Medis Jangkau Desa Terisolir di Sigi
ACTNews, SIGI - Sama seperti Palu dan Donggala, Kabupaten Sig...